Tips Memilih Katana (Pedang Jepang)

WP_20150630_046

Sebutan pedang Jepang yang benar adalah katana, bukan samurai

Ada berbagai metode yang bisa digunakan untuk menilai kualitas sebuah pedang (katana) :

* Pegang pedang setinggi bahu dengan bilah mengarah tegak ke atas, perhatikan lengkungan pedang, ujung pedang (kissaki), punggung pedang (mune) dan keseimbangannya. Pedang yang bagus memiliki lengkungan yang natural, kissaki-nya juga proporsional dengan lebar bilah dan punggungnya rata (tidak bergelombang). Disamping itu pedang juga harus nyaman saat dipegang dan terlihat kokoh secara visual

* Perhatikan hamon-nya. Yang disebut hamon adalah Garis/pamor atau bagian pada bilah yang warnanya putih dan biasanya membentuk pola tertentu. Pedang yang bagus memiliki hamon yang tidak terputus dari pangkal pedang (machi) hingga kissaki. Hamon muncul karena proses forging dan folding, jadi hamon yang bentuknya teratur biasanya buatan pabrik dan kualitas bilahnya tidak sebagus handmade

* Pilihlah pedang yang dibuat secara handmade. Tapi bagaimana cara mengetahuinya? paling tidak perhatikan bagian diantara hamon dan shinogi (siku yang agak menonjol di tengah bilah). Bila pada bagian itu terlihat sedikit kontras atau nampak bekas tempaan yang kemudian dihaluskan agar pedang mengkilap, maka pedang tsb ditempa tangan

* Perhatikan kondisi bilah secara umum, apakah ada keretakan, karat yang mengganggu, penyok dibagian tertentu dsb. Bila cacat umum yang saya sebutkan tadi tidak ada dan poin 1 sampai 3 di atas dinilai baik, maka paling tidak pedang tsb sudah lolos quality control awal

* Apabila pedang tersebut handmade original dari Jepang, periksa dibagian nakago (bilah yang masuk ke dalam tsuka), biasanya terdapat mei (tanda tangan) pembuatnya dan akan nampak sedikit berkarat. Beberapa orang menyatakan bahwa karat dibagian ini tidak boleh dibersihkan karena nilai seni dan orisinalitas pembuatnya. Tanda tangan yang asli biasanya memiliki ukiran kanji yang tegas dan jelas.

* Tanyalah dan minta bantuan pada orang yang lebih mengerti apabila Anda masih ragu-ragu dalam memilih katana yang akan dibeli, ini lebih baik daripada menyesal dikemudian hari.

Bagi Anda yang memiliki budget terbatas, cukup gunakan katana buatan lokal atau impor Cina yang harganya relatif lebih murah.

Tidak ada satu pun katana yang bilahnya lentur, memiliki ukiran 7 bintang, 7 gunung dsb apalagi bisa dijadikan sabuk.

Harga shinken Jepang dijual rata-rata berkisar di Rp 80.000.000 (80 Juta Rupiah)

Sedangkan untuk lokal atau Cina pabrikan antara 2 Juta – 5 juta an, meskipun ada juga buatan Cina yang mencapai puluhan juta.

*** Shinken (pedang tajam) hanya boleh digunakan untuk koleksi atau praktisi bela diri seperti kenjutsu, iaijutsu dsb. tidak untuk tindak kriminal

Sangat tidak disarankan membawa katana diluar keperluan latihan. Shinken juga sebaiknya digunakan di dalam dojo saat Anda telah menguasai minimal dasar-dasar seni pedang demi keamanan diri sendiri dan orang-orang disekitar Anda.

One response

  1. Sangat mengedukasi

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: