Apa Ada SAMURAI SABUK ?

palsu pedang pedang palsu pedang samurai sabuk (palsu)

1. tidak ada namanya pedang sabuk dalam sejarah pedang jepang
2. saya tidak melarang siapapun menjual pedang apapun dengan harga berapapun, tapi lakukan dengan cara yang benar, pedang sabuk katakan pedang sabuk, karena tidak ada pedang jepang bisa dibuat sabuk …
3. artikel ini untuk memberikan pengetahuan yang benar dan dari sumber terpercaya mengenai pedang jepang dan sejarahnya

MELURUSKAN SEJARAH PEDANG JEPANG
Tidak ada pedang sabuk dalam sejarah jepang …

kata “Samurai” untuk menjelaskan sebuah pedang jepang adalah salah kaprah …

yang mendekati benar adalah PEDANG SAMURAI …

Banyak orang berpendapat bahwa pedang jepang atau lebih umum dikenal sebagai pedang samurai (alias pedang “nya” samurai, karena samurai = ksatria alias ORANGNYA, bukan nama pedang) hanya memiliki satu bentuk yang umum, satu mata potong, melengkung di bagian agak tengah dan ada garis temper line yang seperti gelombang

katana asli

daimyo

Sebenarnya, pedang jepang sudah mengalami evolusi dan berubah bentuknya dari abad ke abad. Dalam banyak kasus, ilmu tentang perubahan bentuk pedang (sugata) ini dapat membantu kita mengenali kapan sebuah pedang dibuat. Beberapa perubahan dikarenakan perubahan taktik perang, jenis armor (perisai pelindung) atau hanya perubahan mode yang lagi trend di Era itu

Sebenarnya kata “pedang samurai” juga tidak tepat, kata paling tepat dalam bahasa Indonesia adalah “pedang jepang.” Untuk lebih jelas, silahkan baca pelan-pelan sampai akhir ya … semoga tidak bosan

MARI KITA MULAI

periode sejarah jepang dibagi menjadi dua, periode waktu dan periode pedang, untuk mudahnya, silahkan lihat diagram dibawah, karena kata-kata dalam diagram itu akan banyak saya gunakan setelahnya

periode sejarah jepang

Pedang tertua (yang dibuat sebelum tahun 900 masehi) atau sebelum Era Heian disebut Pedang Jokoto, dengan bentuk khasnya yang lurus, datar, dangan sisi potong seperti pahat (kiriha-zukuri), dan ujung tusuk (kissaki) seperti pahat (kamasu kissaki). Beberapa malah dibuat dengan dua sisi potong. Pedang jenis ini biasa disebut CHOKUTO, yang kemungkinan dipengaruhi oleh pedang buatan China yang sampai ke Jepang lewat semenanjung Korea.

Jenis pedang ini masih dibuat di abad-abad berikut, tapi hanya digunakan sebagai persembahan kepada kuil, dan TIDAK dipakai untuk pertempuran

chokuto senjata jepang

samurai asli

contoh dari Era Heian

era heian

Ada juga satu jenis pedang yang dibuat pada Era ini, sekitar tahun 700 – 800 masehi, dengan ujung tajam pedang dibuat dua sisi (atas dan bawah) sampai sepertiga dari punggung pedang. Tipe paling terkenal dari jenis ini dibuat sekitar tahun 900 Masehi dan dikenal dengan Kogarasu-Maru Tachi (Pedang Burung Gagak Kecil). Karena bentuknya yang unik, pedang jenis ini juga masih dibuat berabad-abad kemudian

kogara tachi kogarasu tachi

kogarasu maru

Pedang jepang tertua yang memiliki satu sisi potong dan melengkung (shinogi-zukuri tachi) berasal dari akhir Era Heian dan merupakan pedang kavaleri (maksudnya adalah digunakan dengan SATU TANGAN dari atas kuda) dan BUKAN dengan gaya samurai dua tangan yang sering kita lihat. Bilah pedang ini termasuk panjang untuk ukuran tinggi orang jepang, dengan rata-rata bilah diatas 70 cm (belum termasuk gagang pedang) dengan lengkungan maksimal ada di dekat gagang pedang, dan ujung tusuk (kissaki pendek) dengan bilah pedang yang sempit (agak rapuh)

periode heian

Tachi Kanehira Heian 12th C

heian tachi

TACHI = pedang kavaleri atau dalam bahasa barat = SABER
KATANA = pedang pasukan berjalan

Pada awal Era Kamakura, tachi (pedang kavaleri) menjadi lebih kuat, bilah pedang menjadi lebih lebar lengkungan yang dikurangi, tapi tetap dengan ujung tusuk pendek (ko kissaki), dan lengkungan yang tadi dekat dengan gagang mulai bergerak ke tengah pedang (tori-sori). Pada Era pertengahan Kamakura, tachi dibuat dengan lengkungan yang sangat minim, dan ujung tusuk sangat pendek (ikubi-kissaki)

Jenis pedang jepang yang sangat sering kita lihat di Era sekarang muncul di pertengahan Era Kamakura, dimana pedang yang dibuat menjadi lebih pendek daripada Era sebelumnya, dengan lengkungan yang dikurangi, dan ujung tusuk medium (chu kissaki)

Selama Era Nambokucho, pedang jepang menjadi flamboyan, dengan bilah yang lebar, sedikit lengkungan dan ujung tusuk yang panjang (o kissaki). Banyak chokuto (lihat diatas), pedang lurus juga diproduksi di Era ini, juga pedang no-dachi yang terkenal, dengan panjang pedang lebih dari 125 cm … tapi karena pedang super panjang ini susah digunakan, akhirnya gaya ini ditinggalkan

Perubahan bentuk pedang paling banyak terjadi pada awal Era Muromachi, karena taktik perang berubah dari kavaleri menjadi infanteri … inilah KELAHIRAN KATANA

Katana awal tidak lebih dari tachi (pedang kavaleri) yang dipendekkan, dan karena itu memiliki bentuk sama dengan pedang dari Era Kamakura. Katana lebih pendek dari tachi, dan dipakai dengan sisi tajam menghadap ke atas (tachi dipakai dengan sisi tajam menghadap ke bawah), dimana pemakaian ini memudahkan pedang dicabut dari posisi berdiri oleh samurai berjalan
Katana Era Muromachi adalah bentuk klasik pedang jepang Era kini, cengan panjang pedang antara 67,5 – 75 cm, dengan lengkungan ringan, dan ujung tusuk medium (chu kissaki). Perubahan lain terjadi di akhir Era Muromachi dan Era Momoyama, dimana bilah pedang menjadi lebih lebar dengan ujung tusuk lebih besar, tapi perubahan ini sukar dibedakan, kecuali oleh mata yang terlatih

Setelah itu, Jepang memasuki masa damai 250 tahun yang dikenal dengan masa Edo …. Bentuk pedang juga berubah dan ini menandai akhir masa Koto (pedang lama) dan masuk ke masa Shinto (pedang modern)

Akhir Era Edo, pembuatan pedang sedang menurun, karena negara sedang dalam masa damai, banyak pedang yang dibuat hanya untuk pameran, bukan untuk perang. Pedang-pedang ini biasanya punya hamon (temper line) yang indah, kalau tidak mau dikatakan norak, dan ukiran-ukiran rumit (horimono). Dalam ilmu perpedangan jepang, masa ini dikatakan sebagai masa kemunduran pedang jepang

1.Tanto adalah katana yang berukuran kecil dan lebih biasa digunakan untuk kegiatan ritual harakiri(bunuh diri) dan sebagainya.
2.Wakasashi adalah katana berukuran sedang biasanya sebagai pelengkap atau cadangan di dalam pertarungan.
3.Katana adalah senjata khas jepang yang digunakan oleh samurai yang metode pembuatannya sangat sulit dan metode tertentu.

bagian bagian umum dari samurai

Biasanya, dalam masa ekstrim seperti ini, akan ada pembaharu … demikian juga dengan masa kemunduran ini, yang terjadi pada akhir era Edo (sekitar 1780) dan menandai dimulainya Era Pedang Shinsinto dengan munculnya ahli pembuat pedang Suishinshi Masahide, yang mempelopori kembalinya pembuatan pedang kepada kualitas Era Koto. Selama masa Shinshinto, pedang yang dibuat umumnya adalah kopi dari pedang Era Koto, dan uniknya, ada beberapa pedang kogarasu maru yang juga dibuat di masa ini.

ERA MASA KINI

Dengan dibukanya Jepang kepada peradaban barat oleh Komodor Perry di pertengahan abad 19 dan Restorasi Meiji, pembuatan pedang jepang tradisional hampir saja punah. Kaisar Meiji melarang pemakaian pedang dan menghapuskan kasta samurai … DENGAN DEMIKIAN, SEMUA PEDANG SETELAH TAHUN 1876 BUKAN LAGI DISEBUT PEDANG SAMURAI … karena setelah tahun itu TIDAK ADA LAGI SAMURAI DI JEPANG.

Ini juga menandai masa banyaknya pedang tradisional jepang yang dibawa ke Barat. Banyak koleksi di Inggris dan di Amerika terkumpul pada masa ini … hanya sedikit sekali pedang yang dibuat secara tradisional pada masa ini, umumnya hanya untuk persembahan kuil, karena Jepang memulai mengadopsi gaya barat untuk pedang kavaleri mereka, yang dibuat dengan menggunakan mesin. Baru pada tahun 1930an, dimana Jepang mulai mengekspansi Asia, pedang tradisional mulai dibuat kembali … yang disebut dengan Era Showa

ERA MASA KINI

Dengan dibukanya Jepang kepada peradaban barat oleh Komodor Perry di pertengahan abad 19 dan Restorasi Meiji, pembuatan pedang jepang tradisional hampir saja punah. Kaisar Meiji melarang pemakaian pedang dan menghapuskan kasta samurai … DENGAN DEMIKIAN, SEMUA PEDANG SETELAH TAHUN 1876 BUKAN LAGI DISEBUT PEDANG SAMURAI … karena setelah tahun itu TIDAK ADA LAGI SAMURAI DI JEPANG.

Ini juga menandai masa banyaknya pedang tradisional jepang yang dibawa ke Barat. Banyak koleksi di Inggris dan di Amerika terkumpul pada masa ini … hanya sedikit sekali pedang yang dibuat secara tradisional pada masa ini, umumnya hanya untuk persembahan kuil, karena Jepang memulai mengadopsi gaya barat untuk pedang kavaleri mereka, yang dibuat dengan menggunakan mesin. Baru pada tahun 1930an, dimana Jepang mulai mengekspansi Asia, pedang tradisional mulai dibuat kembali … yang disebut dengan Era Showa
contoh : Kyu Gunto dengan model saber

Era Showa ini menghasilkan pedang dengan banyak kualitas, dari yang dibuat secara tradisional (nihonto – gendaito), sampai kepada bilah buatan mesin (showato) dengan berbagai macam variasinya. Sebagian besar dibuat berdasarkan spek militer, dengan panjang bilah antara 62,5 cm – 70 cm, dan ujung tusuk medium (chu-kissaki). Pedang yang dibuat pada masa ini dengan pengecualian yang dibuat dengan cara tradisional TIDAK MEMILIKI NILAI dari sisi keotentikan pedang jepang, selain sebagai pedang latih atau relik militer

ini contoh yang dibuat dengan teknik tradisional, menggunakan koshirae katana biasa

sedangkan yang diaku-aku pedang samurai sabuk itu adalah pedang militer jepang yang tertinggal saat pendudukan jepang di tahun 1942-1945 … yang dikenal bukan dengan nama “samurai” tapi “GUNTO” … atau pedang militer jepang
pedang muncul di Indonesia dan di seluruh jajahan jepang selama perang dunia kedua adalah pedang ini … coba lihat sendiri … mirip enggak ma pedang sabuk ??

tambahan, biar nggak bingung mengenai kissaki, Kissaki adalah ujung tusuk dan ini KHAS pedang jepang … ditandai dengan garis lurus kebawah yang dinamakan YOKOTE


PEDANGNYA KENSHIN HIMURA DI SAMURAI X GIMANA ??

sakabato ini adalah pedang fantasi, ciptaan pengarang anime Samurai X, tidak pernah ada dalam sejarah Jepang … setelah filemnya populer barulah kami membuat replikanya

Sumber : March 1999 issue of Sword Forum Magazine Online.
Foto-foto dari Tokyo National Museum, beberapa buku referensi tentang pedang jepang dan sejarahnya

KESIMPULAN

Kita melihat dari atas ke bawah, tidak ada namanya PEDANG SABUK dalam sejarah Jepang, pedang anda secara teknis BUKAN pedang samurai …

walau Chokuto sekilas mirip pedang sabuk, pada dasarnya semua pedang jepang dibuat dari tamahagane (bijih besi) atau gampangnya terbuat dari CARBON STEEL, tidak ada yang dari titanium, dll dan karena dari CARBON STEEL, bilah ini TIDAK MUNGKIN BISA DIBUAT SABUK … bengkok karena pertempuran bisa, tapi kalau dipaksa bengkok terlalu parah akan rusak, boro-boro dibuat sabuk

Jepang baru membuka diri dari politik isolasi sejak pertengahan abad 19 … dan sebelum itu mereka sama sekali tidak menganut budaya barat (kecuali penggunaan senapan) dan itupun khas jepang
dan tidak pernah ada pedang jepang dari segala masa yang menulis angka abjad latin 1, 2, 3, 4, 5, 6, 7, 8, 9, 0 … logika aja, mereka kan mengertinya huruf KANJI … mana ada pedang tahun 1205 ditulis di bilahnya ?? aneh2 aja …

terakhir, kalau anda melihat keindahan pedang jepang di gambar yang saya berikan diatas, anda akan paham benar, bahwa yang dikatakan samurai selendang dkk itu SANGAT JELEK, SANGAT KASAR dibandingkan aslinya

tapi kalau anda ngotot ingin beli pedang sabuk seperti itu, saya juga ada dan jual 🙂 .

9 responses

  1. terimakasih, informasi ini sangat membantu saya dlm mengenal pedang asal usul , tingkatan pengunaan bahkan bahan & cara pembuatanya

    Suka

  2. Saya rasa informasi ini lebih masuk akal daripada issue yg berkembang di masyarakat mengenai adanya pedang samurai jenis tombol,sabuk,selendang yg bahan pembuatan dikatakan dari titanium 😆. Harga yg ditawarkan juga tak masuk akal yaitu mencapai T😂. Katanya sih Jepang lagi nyari dan mau membeli dgn harga sangat mahal (tapi kok misi rahasia katanya😝). Apakah masuk akal harga segitu cuma buat sebilah pedang??

    Suka

  3. kalau ada yg punya bgm?

    Suka

  4. Tolong disave dgn baik. ada pertanyaan hub : Achmad 08 2121 33 33 02

    Kepada yth.
    Kami dari pihak buyer dengan ini menjelaskan mekanisme pembayaran.

    Datangkan SM ke Tempat kami . lokasi buyer di jakarta, sebelum dites kami siapkan Uang 5 M TUNAI Asli bukan uang palsu, SM langsung test , lolos tes 5 M TuNai sbg bonus dan 20% pembayaran hari itu jam kerja bank. Uang 20% ke rekening & uang 5 M tunai uang Asli, semua bisa digunakan, DiJamin.. SM msh dipegang Owner, boleh dibawa pulang, diamankan sama2 / bebas, atau sekedar tes putus paku saja dan tidak transaksi ( tes benar buyer beneran atau buyer abal2, buyer beneran tdk takut rugi meski hy tes putus paku). esok harinya kalau owner mau lanjut transaksi silahkan datang ke buyer, tes putus paku, kalau lolos tes, lanjut Pelunasan 100% hari itu/ hari kerja bank, setelah masuk rekening dilanjutkan penyerahan SM ke buyer . Harga yang kami tawarkan handrol silver/ merahbata pertombol 10 T ( ss ), handrol hitam pertombol 20 T, kingroll silver/merahbata 20 T pertombol, kingrol hitam 30-40 T pertombol jika barang asli. Tidak ada biaya apapun.

    Jika berminat silahkan hub kami. Semua MOU disisapkan di buyer kami.

    Menerima Gambling, / jaminan/ kopensansi dgn kami siapkan uang tunai 5 Milyard Asli.

    No tipu semua bisa dipertangung jawabkan, diijinkan bawa aparat polisi/ kawal.

    Jakarta, 16 november 2016
    By. Buyer…

    ada yg berminat hub … hy terima telpon/no sms/ no wa… 08 2121 3333 02..Achmad

    Suka

  5. di papua ada yg bentuk sabuk

    Suka

  6. siap di jual langsung

    Suka

  7. mohon konfirmasi harga

    Suka

  8. Saya di Jayapura punya jenis sabuk, peninggalan perang dunia ke-II ada surat aslinya (apakah samurai tipe sabuk ini asli ?karena saya sangat awam), tdk ada tahun pembuatan hanya no serinya ada, dan ada 9 gambar gunung fuji, 9 gambar bunga melati dan 9 gambar bintang dengan huruf kanji, di sarungnya terdapat pisau dengan bahan titanium karena anti magnet, tetapi pedangnya biasa, berapa kira-kira harganya ? mohon penjelasannya. Identitas saya nama : Nelson No. HP 081344655507 Jayapura Papua. Catatan : di Papua jenis ini sangat banyak didapat : Di Jayapura, Biak Numfor, Sarmi , manokwari, dll, karena banyak tentara jepang yang tewas pada saat perang dunia ke-II di wilayah ini. Demikian info dari kami, terima kasih.

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: